Tip dan Trik

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh Selamat Datang Di Blog Seuntai Kenangan

Rabu, 11 Juni 2014

Komputer selalu Scandisk Saat Awal StartUp (checking file system)

Apa kalian pernah mengalami hal seperti ini, biasanya sih hal ini terjadi jika anda tidak mematikan komputer anda secara paksa atau tiba-tiba listrik mati atau dengan kata lain komputer anda tidak shutdown secara normal. Dan Mengalami hal seperti gambar dibawah ini :
Baca Selengkapnya..

Selasa, 19 Februari 2013

Upload WordPress Offline ke Online

Setelah Anda sudah lancar menggunakan Dashbor WordPress Anda dan puas dengan tampilan situs WordPress di PC lokal Anda, yang sudah Anda kostumisasi dan Anda tambahkan beberapa konten dan personalisasi, lalu apa yang akan kita lakukan? Memandangi situs Anda dengan penuh decak kagum, atau malah geleng-geleng kepala, lalu selesai dan menutup browser Anda?

Tentu saja tidak kan? Kita perlu membuatnya bisa diakses oleh semua orang di Internet. Nah, di sini kita akan mengupload (memindahkan) website Anda dari server lokal ke online. Tentunya Anda sudah mempunyai pilihan server yang terbaik. Pastikan server Anda mempunyai fasilitas database MySQL dan mendukung script PHP. Pilihan server web dapat dibaca di “WordPress : Membuat Website dengan WordPress” bagian “Web Hosting”.

Sekarang kita mulai inti uploadnya. Upload ini maksudnya adalah memindahkan WordPress di server PC Anda (server lokal) ke server online (server sebenarnya). Jadi kita perlu mengubah beberapa konfigurasi, yaitu :

  1. mengedit file wp-config.php,
  2. mengekspor database dari server lokal,
  3. mengimpor database ke server online,
  4. upload file-file WordPress,
  5. mengedit tabel database untuk alamat URL.
  • Membuat Database di server Web Online

    Membuat database ini sama dengan cara membuat database yang sudah dibahas di “WordPress : Membuat Situs di Server Online” bagian “Membuat Database”. Pastikan Anda membuat database baru atau menggunakan database lama yang sudah kosong (sudah diapus isi databasenya). Lihat kembali artikel tersebut karena saya malas menulisnya lagi, hehe, maaf ya, bukan tanpa alasan hanya demi efektifitas waktu.

  • Mengedit File wp-config.php di Server PC Lokal Anda

    Masih ingatkah Anda dengan file wp-config.php? Yang aslinya adalah wp-config-sample.php kemudian kita rename dan edit untuk menginstall WordPress di PC? Buka kembali file tersebut. Karena servernya akan dipindahkan berarti settingannya juga harus diedit dengan mengedit : ‘namadatabase’, ‘namapengguna’, ‘katasandi’, dan ‘localhost’ (nama localhost diganti dengan nama MySQL host yang diberikan server online Anda, atau biarkan default bila tidak ada. Jika dibiarkan default dan saat penginstallan wordpress tidak berhasil, kemungkinan Anda harus mengganti “localhost’ dengan nama host Anda).

  • Ekspor Database dari Server Offline

    1. XAMPP Control Panel dijalankan
    2. Browser dijalankan, ketikkan http://localhost/phpmyadmin
    3. Dipilih database yang Anda gunakan untuk WordPress Anda. Dalam pelajaran sebelumnya kita membuat database dengan nama ‘dbwordpress’. klik nama database.
    4. Klik [Export]
    5. Tanpa banyak ba-bi-bu lagi, beri tanda pada [save as file] pada bagian bawah. Pastikan jenis file SQL terseleksi. Klik [Go]
    6. Browser akan mendownload file dbwordpress.sql yang Anda buat tadi. Simpan file sql tersebut untuk langkah selanjutnya.
    7. Eksport database selesai.
  • Import Database

    1. Masuklah ke Control Panel server online Anda.
    2. Klik phpMyAdmin
    3. Cari database yang sudah Anda buat sebelumnya. misalkan nama databasenya ‘username_namadb’.
    4. Terlihat bahwa database masih kosong. [Klik Import]
    5. Pada bagian “File to Import” Klik “Browse”, cari file dbwordpress.sql tadi, setelah itu klik [Go].
    6. Tunggu sampai proses upload sukses.
    7. Setelah import database sukses, kita siap mengupload file-file WordPress kita ke server online.
    8. Import database selesai.
  • Upload File-File WordPress

    Membuat folder khusus di server web online. Di bawah folder public_html atau htdocs buatlah folder misalnya “blog”. Untuk upload file-file ke server online Anda dapat menggunakan cPanel atau program FTP seperti FileZilla. cPanel seharusnya sudah disediakan server online Anda. Kalau FileZilla, Anda bisa mengunduhnya di http://filezilla-project.org.

    Install FilleZilla tersebut di PC. Cara menggunakannya cukup mudah seperti Anda menggunakan program Explorer yang lain. Untuk menyetelnya Anda tinggal mengisi Nama Host[Mesin:] dengan nama host Anda atau nama situs Anda (misalnya: www.domainAnda.com), Nama Pengguna[Username:] dengan username di server Anda, dan [Password:] dengan password untuk login ke cPanel. Untuk [Port:] biarkan tidak diisi.

    Pindahkan (baca: upload) file-file WordPress (pastikan sudah mengandung file wp-config.php yang sudah diedit dengan benar) ke direktori public_html atau htdocs. Caranya sama seperti yang telah dibahas sebelumnya. File-file WordPress ini adalah yang terdapat pada server Offline Anda di direktori xampp\htdocs\wordpress. Dengan ‘wordpress’ dalam contoh ini adalah folder yang berisi file-file wordpress Anda, Anda bisa saja menggunakan nama yang berbeda kan? Jangan menggunakan file-file WordPress lain atau baru diunduh karena tidak akan klop dengan databasenya.

    Kalau memakai FileZilla, caranya lebih mudah tinggal copy/paste atau drag&drop. Kalau ukuran filenya cukup besar dan terdiri atas banyak file sebaiknya file-file itu dikompres dulu baru diupload dan dimekarkan di server. Cara itu dapat dipakai jika kita menggunakan File Manager cPanel.

    Upload file-file WordPress selesai.

  • Mengedit Database MySQL di Server Online

    Inilah langkah terakhir yang paling penting. Kita harus mengedit database, yang dalam contoh tadi adalah database “username_namadb” supaya dapat terhubung dengan file-file WordPress kita. Kita hanya perlu mengubah URL, yang dalam contoh ini dari ‘http://localhost/wordpress’ menjadi ‘http://www.namawebsite.com/blog’. Jika langkah ini tidak dilakukan maka situs Anda tidak akan ditampilkan karena file-file WordPress dengan databasenya adalah ibarat dua sedjoli yang sudah tidak bisa dipisahkan. Langkah-langkah mengedit database :
    Jalankan phpMyAdmin di Control Panel. Klik nama database Anda, dalam contoh ini “username_namadb”. Pilih dan klik pada wp_options. Pada tampilan yang muncul klik [Browse]. Pada tabel yang ada editlah 2 hal :

    1. Editlah entri “siteurl” pada kolom “option_name”. Klik edit atau gambar pena untuk mengedit. Gantilah ‘option_value’-nya dengan “http://www.namawebsite.com/blog”. Info : “www.namawebsite.com” adalah URL website Anda dan “blog” adalah folder tempat file-file WordPress berada.
    2. Editlah entri “Home” pada kolom yang sama. Jika Anda tidak menemukannya, klik tanda panah di bawah tabel. Cara mengeditnya sama dengan entri siteurl di atas.
  • *www.blogdedi.wordpress.com
    Baca Selengkapnya..

    Selasa, 10 November 2009

    A sampai dengan Z Command di Windows XP

    ADDUSERS Add or list users to/from a CSV file
    ARP Address Resolution Protocol
    ASSOC Change file extension associations•
    ASSOCIAT One step file association
    ATTRIB Change file attributes
    b
    BOOTCFG Edit Windows boot settings
    BROWSTAT Get domain, browser and PDC info
    c
    CACLS Change file permissions
    CALL Call one batch program from another•
    CD Change Directory - move to a specific Folder•
    CHANGE Change Terminal Server Session properties
    CHKDSK Check Disk - check and repair disk problems
    CHKNTFS Check the NTFS file system
    CHOICE Accept keyboard input to a batch file
    CIPHER Encrypt or Decrypt files/folders
    CleanMgr Automated cleanup of Temp files, recycle bin
    CLEARMEM Clear memory leaks
    CLIP Copy STDIN to the Windows clipboard.
    CLS Clear the screen•
    CLUSTER Windows Clustering
    CMD Start a new CMD shell
    COLOR Change colors of the CMD window•
    COMP Compare the contents of two files or sets of files
    COMPACT Compress files or folders on an NTFS partition
    COMPRESS Compress individual files on an NTFS partition
    CON2PRT Connect or disconnect a Printer
    CONVERT Convert a FAT drive to NTFS.
    COPY Copy one or more files to another location•
    CSCcmd Client-side caching (Offline Files)
    CSVDE Import or Export Active Directory data
    d
    DATE Display or set the date•
    DEFRAG Defragment hard drive
    DEL Delete one or more files•
    DELPROF Delete NT user profiles
    DELTREE Delete a folder and all subfolders
    DevCon Device Manager Command Line Utility
    DIR Display a list of files and folders•
    DIRUSE Display disk usage
    DISKCOMP Compare the contents of two floppy disks
    DISKCOPY Copy the contents of one floppy disk to another
    DISKPART Disk Administration
    DNSSTAT DNS Statistics
    DOSKEY Edit command line, recall commands, and create macros
    DSADD Add user (computer, group..) to active directory
    DSQUERY List items in active directory
    DSMOD Modify user (computer, group..) in active directory
    DSRM Remove items from Active Directory
    e
    ECHO Display message on screen•
    ENDLOCAL End localisation of environment changes in a batch file•
    ERASE Delete one or more files•
    EVENTCREATE Add a message to the Windows event log
    EXIT Quit the current script/routine and set an errorlevel•
    EXPAND Uncompress files
    EXTRACT Uncompress CAB files
    f
    FC Compare two files
    FIND Search for a text string in a file
    FINDSTR Search for strings in files
    FOR /F Loop command: against a set of files•
    FOR /F Loop command: against the results of another command•
    FOR Loop command: all options Files, Directory, List•
    FORFILES Batch process multiple files
    FORMAT Format a disk
    FREEDISK Check free disk space (in bytes)
    FSUTIL File and Volume utilities
    FTP File Transfer Protocol
    FTYPE Display or modify file types used in file extension associations•
    g
    GLOBAL Display membership of global groups
    GOTO Direct a batch program to jump to a labelled line•
    GPUPDATE Update Group Policy settings
    h
    HELP Online Help
    i
    iCACLS Change file and folder permissions
    IF Conditionally perform a command•
    IFMEMBER Is the current user in an NT Workgroup
    IPCONFIG Configure IP
    k
    KILL Remove a program from memory
    l
    LABEL Edit a disk label
    LOCAL Display membership of local groups
    LOGEVENT Write text to the NT event viewer
    LOGOFF Log a user off
    LOGTIME Log the date and time in a file
    m
    MAPISEND Send email from the command line
    MBSAcli Baseline Security Analyzer.
    MEM Display memory usage
    MD Create new folders•
    MKLINK Create a symbolic link (linkd)
    MODE Configure a system device
    MORE Display output, one screen at a time
    MOUNTVOL Manage a volume mount point
    MOVE Move files from one folder to another•
    MOVEUSER Move a user from one domain to another
    MSG Send a message
    MSIEXEC Microsoft Windows Installer
    MSINFO Windows NT diagnostics
    MSTSC Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
    MUNGE Find and Replace text within file(s)
    MV Copy in-use files
    n
    NET Manage network resources
    NETDOM Domain Manager
    NETSH Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote access
    NETSVC Command-line Service Controller
    NBTSTAT Display networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
    NETSTAT Display networking statistics (TCP/IP)
    NOW Display the current Date and Time
    NSLOOKUP Name server lookup
    NTBACKUP Backup folders to tape
    NTRIGHTS Edit user account rights
    p
    PATH Display or set a search path for executable files•
    PATHPING Trace route plus network latency and packet loss
    PAUSE Suspend processing of a batch file and display a message•
    PERMS Show permissions for a user
    PERFMON Performance Monitor
    PING Test a network connection
    POPD Restore the previous value of the current directory saved by PUSHD•
    PORTQRY Display the status of ports and services
    POWERCFG Configure power settings
    PRINT Print a text file
    PRNCNFG Display, configure or rename a printer
    PRNMNGR Add, delete, list printers set the default printer
    PROMPT Change the command prompt•
    PsExec Execute process remotely
    PsFile Show files opened remotely
    PsGetSid Display the SID of a computer or a user
    PsInfo List information about a system
    PsKill Kill processes by name or process ID
    PsList List detailed information about processes
    PsLoggedOn Who's logged on (locally or via resource sharing)
    PsLogList Event log records
    PsPasswd Change account password
    PsService View and control services
    PsShutdown Shutdown or reboot a computer
    PsSuspend Suspend processes
    PUSHD Save and then change the current directory•
    q
    QGREP Search file(s) for lines that match a given pattern.
    r
    RASDIAL Manage RAS connections
    RASPHONE Manage RAS connections
    RECOVER Recover a damaged file from a defective disk.
    REG Registry: Read, Set, Export, Delete keys and values
    REGEDIT Import or export registry settings
    REGSVR32 Register or unregister a DLL
    REGINI Change Registry Permissions
    REM Record comments (remarks) in a batch file•
    REN Rename a file or files•
    REPLACE Replace or update one file with another
    RD Delete folder(s)•
    RMTSHARE Share a folder or a printer
    ROBOCOPY Robust File and Folder Copy
    ROUTE Manipulate network routing tables
    RUNAS Execute a program under a different user account
    RUNDLL32 Run a DLL command (add/remove print connections)
    s
    SC Service Control
    SCHTASKS Schedule a command to run at a specific time
    SCLIST Display NT Services
    SET Display, set, or remove environment variables•
    SETLOCAL Control the visibility of environment variables•
    SETX Set environment variables permanently
    SHARE List or edit a file share or print share
    SHIFT Shift the position of replaceable parameters in a batch file•
    SHORTCUT Create a windows shortcut (.LNK file)
    SHOWGRPS List the NT Workgroups a user has joined
    SHOWMBRS List the Users who are members of a Workgroup
    SHUTDOWN Shutdown the computer
    SLEEP Wait for x seconds
    SLMGR Software Licensing Management (Vista/2008)
    SOON Schedule a command to run in the near future
    SORT Sort input
    START Start a program or command in a separate window•
    SU Switch User
    SUBINACL Edit file and folder Permissions, Ownership and Domain
    SUBST Associate a path with a drive letter
    SYSTEMINFO List system configuration
    t
    TASKLIST List running applications and services
    TASKKILL Remove a running process from memory
    TIME Display or set the system time•
    TIMEOUT Delay processing of a batch file
    TITLE Set the window title for a CMD.EXE session•
    TLIST Task list with full path
    TOUCH Change file timestamps
    TRACERT Trace route to a remote host
    TREE Graphical display of folder structure
    TYPE Display the contents of a text file•
    u
    USRSTAT List domain usernames and last login
    v
    VER Display version information•
    VERIFY Verify that files have been saved•
    VOL Display a disk label•
    w
    WHERE Locate and display files in a directory tree
    WHOAMI Output the current UserName and domain
    WINDIFF Compare the contents of two files or sets of files
    WINMSD Windows system diagnostics
    WINMSDP Windows system diagnostics II
    WMIC WMI Commands
    x
    XCACLS Change file and folder permissions
    XCOPY Copy files and folders
    :: Comment / Remark•
    Baca Selengkapnya..

    Rabu, 14 Oktober 2009

    Tips membuat CV yang Ok

    Daftar Riwayat Hidup atau Curiculum Vitae (CV) sesungguhnya bisa menjadi gambaran diri anda yang sesungguhnya. Cukup dengan membacanya, seorang manager HRD perusahaan bisa membayangkan sosok anda. Apakah anda orang yang rapi, ceroboh atau bahkan narsis, bisa tercermin dari CV anda. So, hati-hatilah dalam membuat Curiculum Vitae (CV), agar perusahaan tertarik merekrut anda.

    Ingin tahu cara membuat Curriculum Vitae atau CV yang menarik? Ini dia jawabannya!

    1.Tampilan CV
    Buatlah tampilan CV yang menarik.
    Selain susunan kalimat yang sederhana, gunakan kertas yang kualitanya baik. HVS Putih polos, dan ketik lamaran anda menggunakan komputer.

    Jangan membuat CV dengan tulisan tangan, jika tulisan anda cakar ayam, karena akan membuat pihak perusahaan pusing dan enggan membacanya.

    2. Isi CV
    a. Data diri :
    Nama lengkap, tempat/tanggal lahir, alamat dan nomor telepon.Cantumkan juga alamat email, karena banyak perusahaan yang kerap memberitahu calon karyawan-nya via email.

    b. Riwayat Pendidikan:
    Cantumkan riwaya pendidikan formal, bidang studi, prestasi, penghargaan atau kursus yang signifikan
    dengan pendidikan anda.
    Sebutkan juga jika anda pernah mendapat beasiswa, penghargaan sebagai pemenang lomba karya tulis atau pernah kursus bahasa asing.

    c. Pengalaman Kerja :
    Sebutkan dengan singkat dan jelas di perusahaan mana saja anda pernah bekerja. Jika anda pernah bekerja kurang dari enam bulan di suatu perusahaan, sebaiknya jangan ditulis, karena bisa-bisa anda dianggap Kutu Loncat.

    d. Pengalaman Organisasi :
    Cantumkan jika ada pengalaman organisasi (organisasi profesi, sosial kemasyarakatan atau organisasi kampus)

    3. Bahasa
    Untuk Perusahaan asing atau Multinasional, gunakan bahasa Inggris.

    4. Foto Diri
    Lazimnya,kirimkan pasfoto berwarna ukuran 3 x 4 atau 4 x 6 saja. Tak perlu mengirimkan foto full body dengan gaya bak foto model, kecuali jika anda berminat ingin menjadi artis atau presenter televisi.

    Bagaimana? Sudah tak bingung lagi 'kan jika harus membuat CV yang OK? Selamat mencoba! (gajimu.com)

    Baca Selengkapnya..

    Rabu, 02 September 2009

    Meng-edit Photo paling Mudah


    Ada sebuah website yang menyediakan fasilitas untuk mebuat photo-photo (mengabungkan gambar) dengan photo kita, ini tak perlu menggunakan sofware pengolah gambar, dan tak perlu keahlian dalam mengolah gambar.

    Gambar diatas adalah Sebagai contoh hasilnya, disana sang Administrator seuntaikenangan sebagi modelnya.

    Berbagai macam gaya dan latar belakang dapat anda temukan di sana. Untuk lebih jelasnya silahkan anda kunjungi saja situsnya di http://www.photofunia.com atau kilik di sini.

    Baca Selengkapnya..

    Senin, 11 Mei 2009

    Membuat halaman login Squirellmail

    Seperti yang kita ketahui, bahwa akses email di hosting bisa dilakukan baik melalui Mail Client semacam Outlook Express, dsb maupun melalui webmail. Namun sering ada pertanyaan, bagaimana cara mengakses email lewat webmail tanpa melalui / login ke cPanel terlebih dahulu ?
    Untuk menjawab pertanyaan diatas, bahwa akses email lewat Webmail TIDAK HARUS lewat/login dulu ke cPanel anda. Anda bisa mengakses webmail anda dengan url http://namadomainanda/webmail. Dari link tersebut, akan keluar popup login untuk memasukkan username dan password yang sebelumnya anda buat account emailnya dari cpanel. Setelah anda login, akan keluar 2 opsi untuk mengakses email melalui aplikasi Horde atau Squirellmail.
    Default webmail diatas akan dilarikan ke port 2095 yang menjadi default port akses webmail anda, masalah baru timbul, ketika ternyata ada beberapa layanan koneksi internet ( ISP ) yang memblok port 2095 tsb, ataupun blocking terjadi di lokal network pengakses ( biasanya di kantor/instansi, dan hal ini adalah hak / wewenang admin terkait ).

    Bagaimana mengatasi hal ini ?

    Satu tips untuk solusi permasalahan diatas adalah membuat halaman login sendiri dengan default aplikasi webmail Squirellmail (port 80 ). Bagaimana cara membuatnya ?

    Berikut langkah-langkahnya :

    1. Download aplikasi squirellmail disini

    2. Upload ke dalam public_html hosting anda

    3. Ekstrak file tsb, kemudian rename nama foldernya menjadi nama yang mudah anda ingat, misalnya email.

    Note: anda bisa me-renamenya menjadi nama tertentu, kemudian buat subdomainnya. Misal: rename menjadi email, kemudian anda buat subdomain email ( otomatis akan mengarah ke folder tsb ), supaya anda bisa mengaksesnya nanti dengan http://email.namadomainanda.
    Selanjutnya buat 2 buah folder baru di dalam folder squirellmail anda, masing-masing beri nama smdata dan attach, rubah permissionnya 777 untuk smdata dan 733 untuk attach, smdata digunakan untuk temp folder ketika melakukan pengiriman email, sedangkan attach sebagai temp folder attachment email anda.

    5. Berikutnya adalah melakukan setup halaman login squirellmail anda, masuk ke folder config dari squirellmail anda, edit file config_default.php

    Di line 487, pada bagian $data_dir = ‘/var/local/squirrelmail/data/’; ganti menjadi $data_dir = ‘/home/usercpanel/public_html/foldersquirell/smdata’;

    Di line 505, pada bagian $attachment_dir ganti value nya menjadi ‘/home/usercpanel/public_html/foldersquirell/attach’;

    Setelah itu save file tsb menjadi config.php, lalu coba akses halaman test squirellmail anda. Apabila sebelumnya anda telah membuat subdomain email, coba akses dengan http://email.namadomain/src/configtest.php , lihat apakah ada error disana.

    Error yang terjadi biasanya adalah ketidaksesuaian configurasi php server anda untuk :

    magic_quotes_runtime = Off
    magic_quotes_gpc = Off
    magic_quotes_sybase = Off

    Error ini bisa diakali dengan membuatkan satu file .htaccess di folder squirell anda, lalu isikan :

    php_flag magic_quotes_gpc off

    Note: contoh diatas adalah flag tambahan untuk default server IDwebhost.

    Setelah itu coba akses kembali configtest.php anda, apabila sudah tidak ada error, squirellmail anda sudah siap digunakan.

    *Sumber

    Baca Selengkapnya..

    Kamis, 30 April 2009

    Menyelamatkan Data ‘My Documents’

    Hampir semua orang menyimpan datanya didalam folder My Documents. Folder ini memang folder standard dari komputer untuk menyimpan berbagai dokumen kita. Ada satu tips agar kita dapat menyelamatkan data-data yang ada didalam folder My Documents ini, sehingga hilangnya data dapat kita hindari sedini mungkin.

    Perlu diketahui bahwa letak ‘folder asli’ dari My Documents ini ada didalam C:\Documents and Settings\Nama User\My Documents. Anda bisa mengeceknya melalui klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties. Perhatikan pada kotak Target Folder Location, disitulah sebenarnya data My Documents itu disimpan.

    Menyimpan data di lokasi tersebut sebenarnya kurang aman, mengapa?. Jika suatu saat komputer kita error (tidak bisa masuk ke Windows misalnya) sehingga tidak ada jalan lain untuk membetulkan komputer kita kecuali dengan memformat Windows, maka susah bagi kita untuk menyelamatkan data My Documents tersebut karena letaknya ada di C, dan begitu melakukan format Windows maka secara otomatis seluruh data yang ada di My Documents ‘akan terhapus’. Memformat Windows sama saja dengan menghapus ’seluruh data’ yang ada di drive / partisi C.

    Memang masih bisa untuk diselamatkan, antara lain dengan mengkopi folder My Documents tersebut ke drive lain (seperti drive D, E dsb) melalui DOS, atau memindahkannya melalui kopi hardisk (hardisk kita dipasang di komputer orang lain), namun cara-cara diatas cukup merepotkan bagi kita. Ada satu trik agar kita dapat menyelamatkan data di My Documents yakni dengan memindahkan target dari letak My Documents tersebut ke partisi lain, misalkan D, E dsb.

    Caranya cukup mudah, yakni:

    - Klik kanan pada Start lalu pilih Explore
    - Pada partisi / drive selain C (misalkan di drive / partisi D), buat folder baru dengan nama Dataku (atau nama lain sesuka anda)
    - Klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties
    - Klik tombol Move…. Pada kotak yang muncul, cari folder yang anda buat tadi. Jika sudah, klik OK - OK. Pada kotak yg muncul, klik Yes.

    Anda bisa cek:
    Isi folder My Documents = Isi folder Dataku (pada drive / partisi D)

    Dengan demikian, jika suatu saat komputer anda error sehingga harus di format Windows, maka seluruh data My Document akan selamat sebab tidak lagi disimpan di drive C, melainkan sudah dipindahkan ke drive D.

    Hal ini sangat penting dilakukan mengingat banyak orang yang kehilangan datanya yang berada di My Documents sewaktu dilakukan format Windows. Jika tips ini anda lakukan, maka kejadian seperti tadi tidak akan menimpa pada anda.

    Keterangan :

    -Format Windows adalah proses untuk menginstal ulang Windows, dengan kata lain Windows anda diganti dengan yang baru ’secara total’
    - Drive / Partisi adalah pembagian lokasi hardisk untuk penyimpanan data di komputer. Jika anda membuka Windows Explorer maka biasanya akan terlihat tulisan (C), (D), (E) dan sebagainya. Bagian-bagian tersebut berguna untuk ‘membagi-bagi’ lokasi penyimpanan data kita. Kecuali drive / partisi untuk CD-ROM/DVD-ROM, drive / partisi ini tidak berfungsi untuk menyimpan data tapi berfungsi untuk membaca kepingan CD / DVD.

    Sumber : cerdaskomputer.com
    Baca Selengkapnya..